APIQ: Mat Kreatif

Entries categorized as ‘Uncategorized’

Pendengar Aktif

April 29, 2009 · 1 Komentar

Baru satu atau dua kata saya bercerita, Dul sudah menanggapi dengan satu atau dua kalimat. Berlanjut lagi dengan satu atau dua paragraf dari Si Dul.

“Diam…dulu Dul!” tegur Kak Ahya.

Si Dul tidak peduli. Si Dul terus menceritakan imajinasinya yang terpicu oleh satu atau dua kata cerita saya.

“Dul…kita itu akan mendengarkan cerita dari Ayah. Makanya diam dulu!” Kak Iva ingin menegur.

Dasar Si Dul, terus saja ia bercerita dan bercerita.

“Hahaha…Dul…Dul…Dul…kamu itu memang anak kreatif. Kakak-kakak kamu itu juga kreatif. Dulu waktu mereka seumurmu juga seperti kamu,” sela sang Ayah, saya maksudnya.

Seorang anak – atau manusia dewasa – yang mendengarkan kisah tidak akan pasif. Otak mereka aktif memproduksi berbagai macam imajinasi. Cerita adalah sekedar pengantar. Tetapi kreativitas dalam imajinasi anak-anak kita ini menjadi jauh lebih penting lagi.

Saya dan Tim APIQ menciptakan berbagai macam cerita. Salah satu cerita yang menyentuh adalah petualangan TUAN SATria yang berhasil menyapu medali emas dalam lomba panah tiga tahun berturut. Kemudian perjumpaan – dan cinta – TUAN SATria dengan PUtri LUHAN. Berlanjut dengan kisah tiga anak kembar.

Cerita di atas adalah sekedar cerita. Tetapi imajinasi kreatif anak-anak kita akan menjadi tumbuh sumbur. Belum lagi sebagai bonus dari cerita di atas adalah anak-anak menjadi dapat berhitung cepat pangkat 3 (kubik) secara langsung.

Alur cerita TUAN SAT dengan PUTri LUHAN adalah algoritma aritmetika berhitung cepat pangkat tiga (kubik). Jadi anak-anak belajar berhitung cepat pangkat 3 melalui permainan cerita kreatif.

Kisah dan algortima ini juga merupakan salah satu – dari beberapa – inovasi APIQ di bidang pembelajaran Matematika Kreatif. Semoga bermanfaat.

Mari kita majukan pendidikan Inodensia…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: apiq · inspirasi
Ditandai: , , , ,

Dua Cara Memandang Hidup

April 25, 2009 · & Komentar

Ada dua cara untuk memandang hidup. Pertama, memandang segala sesuatu adalah anugerah. Kedua memandang tidak ada anugerah dalam setiap hidup.

Bagaimana dengan Anda?

APIQ lebih selengkapnya…

Kategori: Uncategorized

Meraih Keberuntungan dan Sukses SPMB 2008 (SNM PTN)

April 28, 2008 · 1 Komentar

”Anak SD pun dapat lulus SPMB!”
”Ah….tidak mungkin. Bagaimana caranya?”
”Semua soal SPMB pilihan ganda kan? Anak SD itu tinggal pilih jawaban (tanpa baca soal). Ternyata keberuntungan sedang berpihak padanya. Akhirnya dia lulus deh ke perguruan tinggi idaman.”
”Pasti Bapak hanya mengarang, berkhayal?”
”Memang. Tapi ada kan, peluang anak SD lulus SPMB?”

Saya mengamati sebagaian besar anak (siswa SMA) takut menebak jawaban SPMB (menembak). Mengapa? Karena penilaian SPMB menggunakan sistem minus. Bila sebuah jawaban salah, maka ia akan membuahkan nilai minus atau pengurangan.

Tetapi kita perlu mencermati bahwa sistem minus di SPMB bukan lah sistem minus seimbang. Maksudnya salah dan benar dalam menjawab tidak mendapat nilai yang seimbang. Jawaban benar mendapat poin 4 sedangkan jawaban salah mendapat poin minus 1 (dikurangi 1). Tidak menjawab mendapat nilai 0.

Jika ingin sukses SPMB, kita harus memanfaatkan sistem penilaian ini dengan cerdik. Siswa-siswa yang lulus SPMB ke perguruan tinggi idaman, tidak hanya pandai. Tetapi mereka beruntung. Mungkin mereka memang pandai dan beruntung. Mungkin saja mereka hanya beruntung (tidak pandai). Tetapi tidak mungkin mereka hanya pandai tanpa beruntung. Jadi faktor keberuntungan (nasib) lebih menentukan dalam lulus SPMB dari faktor penguasaan ilmu. Benarkah begitu?

”Jangan begitu! Yang terbaik adalah belajar dan beruntung.”
”Belajar saya bisa Pak. Tapi bagaimana agar bisa beruntung?”
”Ada caranya. Pertama pahami dan gunakan ilmu peluang dan statistik!”
”Maksudnya?”

Sistem penilaian SPMB: benar poin 4 (kali 4) dan salah minus 1 (kali -1). Anggaplah soal dan kunci jawaban SPMB adalah sistem random (acak). Maksudnya, seperti kita akan melempar dadu. Maka mata dadu yang muncul adalah acak. Semua mata dadu (1,2,3,4,5,dan 6) memiliki peluang sama untuk muncul. Masing-masing memiliki peluang 1/6.

Ilustrasi; Jika melempar mata dadu sebanyak 6 kali, maka peluang muncul mata dadu adalah masing masing satu kali 6 x 1/6 = 1. Tetapi kan tidak selalu begitu? Benar, tetapi itulah ilmu peluang.

Coba kita melempar dadu 600 kali. Maka kita akan memperoleh data, masing-masing mata dadu muncul sebanyak 1/6 x 600 = 100 kali. Masuk akal kan? Mungkin tidak selalu tepat = 100. Tetapi pasti akan mendekati 100.

Dalam SPMB ada 5 pilihan jawaban (A,B,C,D, dan E). Peluang masing-masing pilihan jawaban benar adalah 1/5 atau 20%. Betul?

Jika Anda mengisi jawaban 50 soal SPMB secara acak, berapa nilai Anda?
Peluang kita benar adalah 1/5 atau 20%. (1/5 x 50 soal = 10 soal)
Benar mendapat poin 4. Maka 10 soal benar x 4 poin = 40 poin.

Peluang kita salah adalah 4/5 atau 80%. (4/5 x 50 soal = 40 soal)
Salah mendapat poin minus 1. Maka 40 soal x (-1) = – 40 poin.

Jadi total nilai kita adalah 40-40 = 0.

Sama saja dengan tidak menjawab sama sekali, nilai kita = 0.

Tetapi ada perbedaan. Dengan tidak menjawab sama sekali, pasti kita memperoleh nilai 0. Dengan menjawab secara acak, peluang kita secara statistik juga akan memperoleh nilai 0. Di sini, nasib keberuntungan dapat berperan. Jika Anda beruntung, Anda dapat meraih nilai di atas 0. Tetapi bila sedang bernasib buruk, maka akan memperoleh nilai minus.

Bagaimana pendapat Anda?

Mari kita ilustrasikan situasi yang sedikit berbeda. Karena kita sudah belajar beberapa materi SPMB, kita menguasai sebagian soal itu. Misalnya dari 5 pilihan jawaban kita yakin pasti jawaban E salah. Jadi hanya ada 4 pilihan jawaban yang benar (A,B,C, dan D).
Misalkan juga ada 20 soal yang seperti ini. Lalu kita menjawab semuanya dengan acak. Berapa nilai yang kita peroleh?

Peluang kita benar adalah ¼ atau 25%. (1/4 x 20 soal = 5 soal)
Benar mendapat poin 4. Maka 5 soal benar x 4 poin = 20 poin.

Peluang kita salah adalah ¾ atau 75%. (3/4 x 20 soal = 15 soal)
Salah mendapat poin minus 1. Maka 15 soal x (-1) = – 15 poin.

Jadi total nilai kita adalah 20 – 15 = 5.
Kita memperoleh nilai positif 5. Kita untung. Dalam situasi seperti ini mestinya kita berani menjawab soal. Bukankah begitu?

Bagaimana pendapat Anda?

Situasi yang sering terjadi adalah siswa sudah tahu pasti hanya ada 2 jawaban yang mungkin benar. Misalnya hanya A atau B yang mungkin benar. Sedangkan C, D, dan E sudah pasti salah. Apa yang harus kita lakukan?

Misalnya ada 8 soal dalam situasi seperti ini.

Peluang kita benar adalah ½ atau 50%. (1/2 x 8 = 4 soal)
Benar mendapat poin 4. Maka 4 soal x 4 poin = 16 poin.

Peluang kita salah adalah ½ atau 50%. (1/2 x 8 = 4 soal)
Salah mendapat poin minus 1. Maka 4 soal x (-1) = -4 poin.

Jadi total nilai kita adalah 16 – 4 = 12 poin.

Kita untung besar dengan menjawab soal yang semacam ini. Jangan takut dengan sistem minus. Secara statistik (dan peluang) kita akan memperoleh keuntungan.

”Itu kan statistik. Bagaimana jika jawaban yang kita tebak ternyata salah semua. Kan jadi minus semuanya?”
”Jika demikian….memang nasib buruk sedang menimpa. Kasihan….”
”Adakah cara agar kita bernasib mujur dalam SPMB?”
”Tentu ada. Pertama, berbuatlah baik kepada sesama. Kedua dan yang lainnya kita diskusikan di lain kesempatan aja ya…”

Selamat berjuang…

(aNgger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)

Kategori: Uncategorized

Doa UN 2008

April 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tuhan, kami tahu betapa berat putra-putri kami

Harus menyelesaikan sekolah tiga tahun

Hanya dengan UN 3 hari saja

Apakah ini adil?

Atau sebuah kedzaliman?

Kuatkanlah putra-putri kami

Bimbinglah putra-putri kami

Menyelesaikan ujian sesuai petunjukMu

Tuhan, Engkau membocorkan

Rahasia dan kunci menuju surga

Melalui wahyu dan utusanMu

Salahkan bila putra-putri kami

Mengharap bocoran UN dari Mu?

Kami tahu, bocoran itu bisa saja curang

Kami tidak mengharap bocoran curang

Kami berharap sepenuh hati bocoran cerdik

Bocoran yang mendidik

Lindungilah kami dari kecurangan

Bimbinglah kami dalam kecerdikan

Lancarkan dan luluskan putra-putri terbaik kami

Dalam menyelesaikan UN 2008

Amin

Silakan klik http://apiqquantum.wordpress.com

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , ,

Selamat Datang di APIQ

Februari 11, 2008 · 1 Komentar

Silakan klik http://apiqquantum.wordpress.com

Terimakasih

APIQ

Kategori: Uncategorized