APIQ: Mat Kreatif

Entries categorized as ‘apiq’

APIQ Gen Kreatif

Juni 17, 2009 · & Komentar

APIQ Gen Kreatif
APIQ Generasi Kreatif
APIQ Genius Kreatif

Kategori: apiq
Ditandai: , ,

Saat-saat Paling Menentukan: Berapa Kali Anda Bangkit?

Mei 7, 2009 · 1 Komentar

Berapa kali Anda gagal?
Berapa kali Anda terjatuh?
Berapa kali Anda terpuruk?

Perntanyaan yang lebih penting adalah bukannya “berapa kali Anda terjatuh” tetapi “berapa kali Anda bangkit dari kejatuhan itu.”

Semakin sering kita terjatuh maka akan semakin sering peluang kita untuk bangkit. Bukankah begitu? Setiap orang bisa saja aman tidak terjatuh dari apa pun. Caranya sangat mudah: jangan pernah mencoba sesuatu.

Anda tidak akan pernah jatuh. Anda tidak akan pernah gagal dengan cara tidak pernah mencoba. Tetapi di saat yang sama, Anda juga tidak akan pernah berhasil. Bahkan Anda juga tidak punya peluang untuk sukses – sekecil apa pun.

Jadi menurut saya, yang terpenting bukan berapa banyak kita pernah jatuh. Tetapi berapa banyak kita bangkit. Berapa banyak kita menjadi lebih tangguh dari sebelumnya. Berapa banyak kita belajar dari kejadian itu.

Mari terus maju…!

Saya sendiri di APIQ banyak mencoba berbagai model pembelajaran dari tahun 2000. Di antara model itu banyak berhasil. Banyak pula yang “gagal”. Tidak masalah. Model-model yang gagal membuka peluang bagi kita untuk terus berinovasi. Terus kita perbaiki….jadilah sebuah inovasi baru.

Model-model bisnis APIQ juga terus kami kembangkan. Satu model mungkin saja sangat berhasil di satu kesempatan. Tetapi gagal di kesempatan yang lain. APIQ terus menyempurnakan bentuk model bisnisnya. Terus berinovasi…untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: apiq
Ditandai: , , , , , , ,

Teknik Cara Berhitung Cepat Akar Kuadrat dengan Matematika Kreatif APIQ

April 30, 2009 · & Komentar

Banyak cara untuk menentukan akar kuadrat dari suatu bilangan. Dari banyak cara ini, kita perlu memilih mana yang paling tepat dan sesuai bagi kita atau anak-anak kita.

Kami di APIQ terus mengadakan riset bagaimana cara yang paling asyik untuk menghitung akar kuadrat. Kami, APIQ, berbahagia karena telah menemukan cara menghitung akar kuadrat dengan permainan. Anak-anak usia dini, usia 4 atau 5 tahun, dapat memainkan permainan APIQ ini dengan bonus dapat menghitung akar kuadrat.

Mari kita coba pelajari berbagai macam cara menghitung akar kuadrat.

1. Cara coba-coba. Ini adalah cara paling umum untuk menyelesaikan hitungan akar kuadrat. Cara ini sangat cocok bagi anak-anak, kita, yang telah lancar menghitung kuadrat atau perkalian.

Misal kita akan menghitung akar (kuadrat) dari 64.

Maka kita coba 5×5 = 25 (terlalu kecil).
Coba 9×9 = 81 (terlalu besar).
Coba 7×7 = 49 (terlalu kecil).
Coba 8×8 = 64 (betul).

Jadi kita peroleh akar 64 adalah 8.

2. Cara faktorisasi. Cara ini cukup menarik dan taktis. Misal, berpakah akar dari 64?

Maka 64 = 2×32 = 2×2x16 = 4×16
Maka
akar 64 = akar 4 x akar 16
= 2 x 4
= 8 (Selesai).

Cara faktorisasi ini sangat berguna sampai pelajaran matematika tingkat tinggi. Ketika duduk di bangku SMA, kita sering menggunakan cara faktorisasi. Ketika kuliah kalkulus, kita juga sering menggunakan cara faktorisasi.

Misal, berapa akar dari 72?
Maka
72 = 9×8 = 9×4x2
Jadi akar 72 = 3×2x akar 2
= 6akar2 = 6√2.

3. Cara pendekatan. Cara ini adalah variasi dan lanjutan dari cara coba-coba. Setelah berlatih beberapa kali, kita akan sangat mahir dengan cara ini. Cara pendekatan ini sangat dahsyat untuk menghitung akar yang nilainya cukup besar.

Misal, berapakah akar dari 1681?

Pendekatan paling masuk akal adalah 40×40 = 1600.

Karena satuan dari 1681 adalah 1 maka satuan dari akarnya tentu 1 atau 9. Dalam hal ini kita memilh 1. (Mengapa?).

Jadi kita peroleh jawaban 40+1 = 41

Misal, berapakah akar dari 3364?

Pendekatan paling masuk akal adalah 50×50 = 2500.
(sedangkan 60×60 = 3600, terlalu besar).

Karena satuan dari 3364 adalah 4 maka satuan dari akarnya adalah 2 atau 8. Dalam hal ini kita memilih 8. (Mengapa?)

Jadi kita peroleh jawaban 50+8 = 58.

4. Dan lain-lain. Tentu masih banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghitung akar kuadrat. Teruslah berkreasi. Temukan cara yang paling sesuai untuk anak Anda.

Bagi siswa-siswa APIQ, materi menarik akar kuadrat termasuk materi yang sangat disukai. Menarik akar tampak seperti sulit. Tetapi begitu paham caranya ternyata sangat mudah. Apa lagi bila belajarnya sambil bermain. APIQ juga mengembangkan cara menarik akar pangkat 3 (akar kubik) yang asyik.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: apiq
Ditandai: , , , ,

Buku Permaianan Matematika Kreatif APIQ

April 30, 2009 · & Komentar

Saya sedang menyiapkan buku APIQ berikutnya yang membahas permainan matematika kreatif APIQ.

Mohon dukungan dan doanya.

Semoga sukses untuk kita semua…!

Salam hangat….

Kategori: apiq
Ditandai: , , , , , ,

Pendengar Aktif

April 29, 2009 · 1 Komentar

Baru satu atau dua kata saya bercerita, Dul sudah menanggapi dengan satu atau dua kalimat. Berlanjut lagi dengan satu atau dua paragraf dari Si Dul.

“Diam…dulu Dul!” tegur Kak Ahya.

Si Dul tidak peduli. Si Dul terus menceritakan imajinasinya yang terpicu oleh satu atau dua kata cerita saya.

“Dul…kita itu akan mendengarkan cerita dari Ayah. Makanya diam dulu!” Kak Iva ingin menegur.

Dasar Si Dul, terus saja ia bercerita dan bercerita.

“Hahaha…Dul…Dul…Dul…kamu itu memang anak kreatif. Kakak-kakak kamu itu juga kreatif. Dulu waktu mereka seumurmu juga seperti kamu,” sela sang Ayah, saya maksudnya.

Seorang anak – atau manusia dewasa – yang mendengarkan kisah tidak akan pasif. Otak mereka aktif memproduksi berbagai macam imajinasi. Cerita adalah sekedar pengantar. Tetapi kreativitas dalam imajinasi anak-anak kita ini menjadi jauh lebih penting lagi.

Saya dan Tim APIQ menciptakan berbagai macam cerita. Salah satu cerita yang menyentuh adalah petualangan TUAN SATria yang berhasil menyapu medali emas dalam lomba panah tiga tahun berturut. Kemudian perjumpaan – dan cinta – TUAN SATria dengan PUtri LUHAN. Berlanjut dengan kisah tiga anak kembar.

Cerita di atas adalah sekedar cerita. Tetapi imajinasi kreatif anak-anak kita akan menjadi tumbuh sumbur. Belum lagi sebagai bonus dari cerita di atas adalah anak-anak menjadi dapat berhitung cepat pangkat 3 (kubik) secara langsung.

Alur cerita TUAN SAT dengan PUTri LUHAN adalah algoritma aritmetika berhitung cepat pangkat tiga (kubik). Jadi anak-anak belajar berhitung cepat pangkat 3 melalui permainan cerita kreatif.

Kisah dan algortima ini juga merupakan salah satu – dari beberapa – inovasi APIQ di bidang pembelajaran Matematika Kreatif. Semoga bermanfaat.

Mari kita majukan pendidikan Inodensia…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: apiq · inspirasi
Ditandai: , , , ,

Seberapa Besar Ukuran Kantong Anda?

April 28, 2009 · 1 Komentar

Judul dari tulisan ini memang sebuah pertanyaan. Masing-masing dari kita silakan menjawabnya: seberapa besar ukuran kantong kita?

Kantong apaan nih…?

Ya kantong uang lah…!

Mengapa bertanya urusan kantong uang?

Ya karena ada hubungannya dengan uang!

Setiap orang memiliki kantong yang ukurannya berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil, sedang, dan ada yang besar. Yang ukurannya kecil hanya mampu menampung sejumlah kecil muatan. Yang ukurannya besar tentu dapat menampung lebih banyak muatan.

Rejeki, rahmat, atau uang di dunia ini berlimpah. Seberapa banyak yang kita peroleh bergantung kepada ukuran kantong kita masing-masing. Yang kantongnya kecil ya dapat kecil.

Bagaimana bila kantong kecil dipaksakan untuk menampung uang yang banyak, yang melebihi daya tampungya?

Kita tahu pasti jawabannya.

Uang itu akan tumpah ke mana-mana.
Atau bila dipaksa agar uang itu tidak tumpah maka kantongnya dapat jebol…rusak.

Jadi bagaimana caranya agar kita dapat uang lebih banyak?
Perbesar kantong kita!

Bagaimana cara kita memperbesar kantong kita?
Tingkatkan kualitas diri kita. Kualitas kerja, kualitas komunikasi, kualitas penampilan dan kualitas-kualitas penting lainnya.

Bila kualitas diri kita meningkat maka kantong diri kita juga meningkat. Urusan rejeki dan uang akan mengikuti.

Bagaimana dengan kantong APIQ?

Alhamdulilah, saat ini kantong APIQ terus berkembang berkat banyak dukungan dari masyarakat Indonesia. Saat ini APIQ telah memiliki 5 Cabang APIQ di Jakarta dan 3 lokasi APIQ di Bandung.

Mengapa APIQ tidak segera bertambah lebih banyak lagi?

Ukuran kantong APIQ memang baru seperti itu. Kami terus memperbaiki diri. Meningkatkan kualitas pelayanan, sistem manajemen, sistem pelatihan dan lain-lain. Peningkatan kualitas APIQ ini secara alamiah juga akan diikuti berkembangnya ukuran kantong APIQ. Pada gilirannya APIQ akan semakin berkembang.

Namun demikian kami merencanakan tidak akan terlalu banyak membuka cabang APIQ dalam waktu dekat ini. Kami akan membatasi sejumlah tertentu. Kemudian kami tidak akan menambah cabang APIQ lagi. Kami akan lebih fokus meningkatkan kualitas APIQ di seluruh cabang.

Jadi, seberapa besar ukuran kantong Anda?

Tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk mendapat penghasilan lebih banyak…cukup…mari kita tingkatkan kualitas diri kita. Penghasilan…akan mengikutinya.

Bagiamana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: apiq · inspirasi
Ditandai: , , , , ,

Pangeran Aljabar Bergabung dalam Teknik Cara Berhitung Cepat Perkalian

April 24, 2009 · & Komentar

(Silakan kunjungi APIQ untuk lebih lengkapnya…)
“Al….di mana kamu?”
“Pangeran Al… kamu sedang di mana?”
“Dik Al… kamu di mana?

Pangeran Aritmetika bersama Pangeran Geometri memanggil-manggil adiknya: Pangeran Aljabar, sering dipanggil sebagai Al.

Ar dan Ge sangat senang karena telah menemukan cara berhitung cepat perkalian. Mereka ingin bercerita kepada adiknya yang paling kecil, Pangeran Aljabar. Pangeran Aljabar pasti akan senang mendengarkan cerita dari kakak-kakaknya itu.

“Ada apa? Kalian kok memanggil-manggi adikmu seperti…”

Ar dan Ge kaget. Dilihatnya, ternyata ada baginda Raja APIQ di taman sedang merawat tanaman hias.

“Ya Ayah… kami mencari Dik Al. Kami menemukan cara berhitung perkalian cepat.”
“Perkalian cepat seperti apa maksud kalian?” baginda Raja APIQ juga ingin tahu.

Lalu Ar dan Ge menceritakan tentang penemuan mereka.

“Hmmm…bagus, bagus, bagus,” baginda Raja APIQ memuji anak-anaknya.
“Tadi Ayah lihat Dik Al ada di pojok kebun sana. Coba kalian cari ke sana,” baginda Raja APIQ memberi arahan.
“Terima kasih Ayah…”

“Mereka memang tidak beda dengan kamu!”
Baginda Raja APIQ terkejut. Ternyata Ratu Vity telah mengamati mereka sejak dari tadi.

“Jika bicara matematika…tidak ada bedanya antara anak dan Bapak,” sambung Ratu Vity, “sama-sama tidak pernah ada habis-habisnya.”

Bahkan Baginda Raja APIQ dan Ratu Vity memberi nama anak-anaknya sesuai dengan cabang-cabang utama disiplin matematika, Pangeran Aritmetika, Pangeran Geometri, dan Pangeran Aljabar.

Ar dan Ge berhasil menemukan adiknya.

“Dik Al…Kakak menemukan cara berhitung cepat nih…” sapa Ar.

Pangeran Aljabar tidak mendengar sapaan kakaknya. Al malah asyik bermain onde milenium dan kubus milenium. Al menumpuk-numpuk kubus itu menjadi bangunan yang indah. Kemudian mengitarinya dengan jaring-jaring Onde milenium.

“Dik Al… sedang apa Kamu?”
“Ee…Kak Ar dan Kak Ge. Ini Al sedang main onde hadiah dari Kak Ar. Lalu saya gabungkan dengan kubus hadiah dari Kak Ge. Bagus sekali mainan ini. Terima kasih ya Kak…atas mainannya.”
“Oke…onde dan kubus milenium memang hebat. Tapi…Kakak punya mainan yang lebih baru.”
“Mainan apa itu Kak Ar?”

Kemudian Ar dan Ge menceritakan tentang penemuan mereka teknik cara berhitung cepat perkalian. Al mendengarkan dengan baik.

“Bagaimana menurutmu Al?”
“Bagus…! Seneng ya punya kakak yang pinter-pinter.”
“Kak…bisa beri contoh angka yang lain?”
“Bisa!”

32
31
—-X

“3×3 =… berapa Al?”
“6.”
“(3×1) + (3×2) =… berapa Al?
“9.”
“2×1 = …berapa Al?”
“2.”

“Jadi hasilnya berapa Al?”
“692.”
“Betul…!”
“Hanya begitu? Hebat banget!” Pangeran Aljabar berseru riang gembira.

“Al…kamu biasanya punya cara sendiri. Bagaimana menurutmu?” Pangeran Geometri bertanya.

“E…e…e…bagaimana ya…?”

Pangeran Aljabar mulai berpikir menanggapi ide dari kakaknya.

“Oh ya…aku punya ide,” seru Pangeran Aljabar.

(bersambung…)

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
(Silakan kunjungi APIQ untuk lebih lengkapnya…)

Kategori: apiq
Ditandai: , ,

Kerja Sama

Januari 12, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Lebih lengkap tentang APIQ silakan klik: http://apiqquantum.wordpress.com

APIQ menawarkan kerja sama sinergi kepada lembaga pendidikan atau individu untuk menyelenggarakan program APIQ. Kerja sama ini didasarkan pada prinsip win/win yang saling menguntungkan bagi semua pihak dalam bentuk franchise. APIQ pusat (Franchisor) menyediakan berbagai sarana pembelajaran dan training SDM lengkap, dan Franchisee (Cabang) bertanggung jawab operasional penyelenggaraan dan marketing. Beberapa bentuk pilihan paket investasi adalah sebagai berikut:

1. Investasi Rp 7.500.000,- kapasitas maksimum 60 siswa. Hanya berlaku untuk wilayah kota Bandung.
2. Investasi Rp 15.000.000,- kapasitas maksimum 150 siswa. Hanya berlaku untuk wilayah kota Bandung.
3. Investasi Rp 45.000.000,- kapasitas maksimum 500 siswa. Berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia
dengan penambahan biaya akomodasi bila di luar kota Bandung.

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

(022)2008621
0818220898
quantumyes@yahoo.com

Setelah belajar bisnis seiring waktu, kami di APIQ, merumuskan paket penawaran kerja sama yang lebih menarik. Investasi awal nyaris nol rupiah.

Hanya dibutuhkan komitmen dan konsistensi yang kuat.

Semoga sukses!

Untuk transaksi finansial, berikut ini adalah rekening resmi APIQ:

BNI 46 Cabang ITB

no rek: 01 392200 32

a.n: Cicik C

atau

Bank Mandiri Setiabudi

no rek: 1320006722053

a.n: Cicik C

Lebih lengkap tentang APIQ silakan klik: http://apiqquantum.wordpress.com

Kategori: apiq
Ditandai: